Sahabat Rizky Irmansyah Donasi Rp 1 Miliar untuk Yayasan Bayi Telantar di Denpasar
Titiek Soeharto Dorong Revisi UU Peternakan demi Kurangi Impor Daging
14 April 2026
Komisi IV DPR RI menilai revisi Undang-Undang tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan penting untuk membenahi industri peternakan nasional secara menyeluruh, sekaligus mengurangi ketergantungan impor dan memperkuat kemandirian protein hewani.
Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto, menegaskan kebutuhan protein hewani Indonesia tidak bisa terus bergantung pada pasokan luar negeri.
“280 juta rakyat Indonesia, tapi kebutuhan daging dan susu masih bergantung impor. Ini tidak bisa terus terjadi,” ujarnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (13/4/2026).
Srikandi Gerindra ini menekankan, persoalan peternakan bukan hanya soal jumlah ternak, tetapi juga menyangkut ketersediaan pakan dan lahan. Menurutnya, sektor hulu seperti pakan dan hijauan masih belum mendapat perhatian optimal.
“Masalahnya bukan hanya ternaknya, tapi juga pakannya. Ketersediaan lahan dan pakan harus benar-benar diperhitungkan,” tegasnya.
Komisi IV memandang revisi UU menjadi langkah strategis untuk mendorong transformasi industri peternakan agar lebih terintegrasi dan berkelanjutan, sekaligus mendukung target swasembada pangan, termasuk daging.
“Revisi ini penting untuk mengubah arah industri peternakan kita ke depan. Ini yang sangat dibutuhkan,” pungkasnya.
TAGS :
Berita Terbaru
De Gadjah Motivasi Napi Lapas Kerobokan: Jangan Jadi Alumni yang Rajin Reuni
Gerindra Bali Menyerahkan Bantuan kepada Korban Kebakaran di Padangsambian Kelod
De Gadjah dan Koster Bertemu, Bahas Program Strategis untuk Bali
De Gadjah Angkat Bicara Soal Tuntutan Presiden Turun Tangan Atasi Sampah Bali